Pemkot Bandung Luncurkan Bus Gratis Khusus Buruh


Hari Buruh di Kota Bandung diperingati dengan cara berbeda. Bersama Forum Komunikasi Serikat Pekerja Serikat Buruh (FKSPSB), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meluncurkan empat bus gratis untuk para pekerja.

Peluncuran bus dihadiri langsung oleh Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Hanif Dhakiri dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Padepokan Seni Mayang Sunda Jalan Peta Kota Bandung, Minggu (1/5/2016).

Ridwan Kamil mengungkapkan, peluncuran bus menjadi satu dari empat program kesejahteraan buruh yang telah dicanangkan pemerintah. Kebijakan lainnya yakni program Kredit Melati, Apartemen Rakyat, dan program Sembako Delivery.

“Pada intinya, menyejahterakan tidak harus menaikan pendapatan, tetapi bisa juga dengan menurunkan pengeluaran,” kata Ridwan Kamil seusai peluncuran.

Sejak diluncurkannya program Kredit Melati pada 2015 lalu, Ridwan mengklaim sudah ada 7.000 kredit yang telah diberikan kepada masyarakat. Sementara unit Apartemen Rakyat yang telah terserap sebanyak 50 unit.

“Nah program Sembako Delivery ini akan segera kita berlakukan. Jadi nanti para pekerja bisa menikmati sembako murah yang diantar langsung ke tempat kerja,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh orang nomor satu di Kota Bandung ini. Dia berharap inovasi tersebut bisa diikuti oleh daerah lainnya.

“Ini inisiatif yang layak untuk kita dukung dan digaungkan supaya daerah-daerah lain bisa melakukan replikasi hal baik ini,” kata Hanif.

Terkait salah satu tuntutan buruh tentang jaminan kesehatan, Hanif mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi bersama Kementeriaan Kesehataan mengenai BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan untuk para buruh.

Dia pun mengingatkan, agar buruh turut mempertimbangkan hal lainnya dalam menyampaikan tuntutan, seperti tuntutan kenaikan upah. “Pemerintah terus mengoptimalkan kebijakan-kebijakan terkait ketenagakerjaan,” ucapnya.

Peringatan Hari Buruh atau yang lebih dikenal dengan sebutan May Day ini, digagas oleh FKSPSB Kota Bandung. Diikuti 1.000 peserta, para buruh mengikuti jalan sehat dan Gerakan Pungut Sampah di kawasan Jalan Peta.

‪ Ketua Panitia Peringatan Hari Buruh Kota Bandung Hermawan menyatakan, perayaan May Day berjalan dalam situasi kondusif dan tidak memicu adanya kerusuhan.

“Memperingati Hari Buruh tidak perlu rusuh, karena kami sering diundang ke Pendopo untuk berdialog dengan pak Wali Kota,” kata Hermawan.

Hermawan pun mengapresiasi wali kota yang dinilainya selalu bersedia melakukan komunikasi bersama para buruh. Bagi dia, berdialog merupakan cara terbaik dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

“Kita harus menggunakan asas ‘hade goreng ku basa’ dalam menyelesaikan permasalahan yang ada,” pungkasnya.

Sumber: bandungjuara
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment