Pasca Bom Allepo, Gadis ini Terpaksa Jadi Ibu Sekaligus Ayah Bagi Adik-Adiknya

Gadis ini terpaksa menjadi ayah sekaligus ibu bagi adik-adiknya setelah serangan udara Rusia di bantu Bashar menewaskan kedua orang tuanya.

Secara membabi buta, Rezim Syiah Bashar Al-Assad membunuhi rakyatnya sendiri. Kali ini giliran Aleppo. Penyerangan besar-besaran yang dilancarkannya sejak hari Jum’at (21/04/2016) telah mengakibatkan 230 orang merenggang nyawa sedang ratusan lainnya luka-luka.

Dilaporkan sedikitnya lima puluh dokter, perawat, dan pasien tewas dalam penyerangan Rumah Sakit Al-Quds, di timur Aleppo pada hari Rabu lalu.

Banyak warga Muslim Suriah meninggal seketika. Tak sedikit dari anak-anak kehilangan orangtuanya. Pun demikian yang dialami gadis malang dan adik-adiknya ini.

Dilansir dari Hidayatullah, seorang Gadis suriah terpaksa menjadi ayah sekaligus ibu bagi adik-adiknya setelah serangan udara Rusia di bantu Bashar menewaskan kedua orang tuanya.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengutuk pemboman sebuah rumah sakit di kota bagian utara Aleppo, Suriah dan mengatakan semua serangan yang menargetkan warga sipil pelanggaran hukum kemanusiaan yang “tidak bisa dimaafkan” lapor Global Post pada Jumat (29/04/2016)

“Harus ada pertanggungjawaban atas kejahatan kriminal ini,” kata Ban dalam sebuah pernyataan.

Sumber: jm
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment