Innalillahi, Pakar Aliran Sesat KH Khaerul Yunus Wafat


Innalillahi wa innailaihi raji'un, Ketua Dewan Penasihat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, KH Khaerul Yunus telah meninggal dunia pada Rabu (20/4) sekitar pukul 03.30 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor.

Pihak keluarga yang diwakili Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Khaerul Yunus. Semoga beliau diterima di sisi-Nya dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan.

Menurut Kyai Didin, almarhum adalah sosok ulama yang konsisten dalam membela akidah umat. "Beliau juga sangat berani dalam menyampaikan kebenaran, selalu mengatakan yang hak itu hak dan yang batil itu batil," ujarnya.

"Almarhum juga dikenal sebagai orang yang komunikatif, meski tegas dalam berdakwah tetapi tidak ada yang merasa tersakiti," tambahnya.

"Almarhum juga memiliki kelebihan cepat dalam membaca buku dan juga cepat menghapalnya, khusus buku-buku tentang aliran sesat. Setiap mengisi kajian beliau hafal halaman dan isi bukunya," tambahnya kemudian.

Selain di MUI, KH Khaerul Yunus selama ini juga aktif di beberapa organisasi lainnya seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bogor, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Bogor, dan Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Bogor Raya.

Selama ini, almarhum dikenal sebagai ulama yang aktif membentengi akidah umat dari berbagai aliran sesat khususnya ajaran Syiah. Beberapa tahun terakhir ini beliau selalu berdakwah keliling ke berbagai tempat untuk menjelaskan tentang ajaran Syiah dan bagaimana bahayanya. Tidak hanya aliran sesat, KH Khaerul Yunus juga selalu hadir dalam mengadvokasi masyarakat dari berbagai masalah pemurtadan dan gereja liar, seperti kasus GKI Yasmin yang sempat ramai beberapa tahun lalu.

Menurut Kyai Didin, umat merasa sangat kehilangan dengan wafatnya KH Khaerul Yunus, namun ini adalah takdir yang terbaik dari Allah SWT. Karenanya ia berpesan, agar perjuangan almarhum bisa diteruskan oleh generasi selanjutnya.

Jenazah almarhum dikebumikan di rumah duka, yakni di Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatun Nisa, Bantar Kambing, Lanud Atang Sendjaja (ATS), Bogor. Banyak ulama serta tokoh masyarakat yang ikut memakamkan almarhum KH Khaerul Yunus. "Selamat jalan pejuang, selamat tinggal mujahid, semoga Engkau diberikan tempat yang mulia di sisi-Nya," ujar salah satu kerabatnya usai pemakaman.

Sumber: suaraislam
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment