Inilah Kebun Kurma Terluas yang Diwakafkan Untuk Berbuka Selama Ramadhan di Dua Masjid Paling Mulia

Syaikh Sulaiman Ar-Rajhi

Inilah kebun kurma terluas terbesar yang dapat dipanen. Setidaknya ada 200 ribu pohon kurma terbaik. Adalah Sulaiman Ar-Rajhi yang memiliki dan mengembangkan kebun ini di daerah Qasim, dekat Riyadh. Kebun ini beserta isinya didekasikan untuk berbuka selama Ramadhan di dua masjid paling mulia: Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. 

Pemiliknya sendiri dulu merupakan salah satu orang terkaya di Saudi Arabia, terhitung pula sebagai orang yang terkaya di dunia. Tetapi orang terkaya yang dulunya sangat miskin ini sekarang memilih untuk kembali hidup miskin dengan menginfaqkan harta dan nyaris seluruh asetnya senilai 6 miliar dolar. Hanya rumah yang ia tempati yang masih tersisa. Ini dapat dilakukan karena anak-anaknya pun telah memegangi agama ini dengan kokoh. Semoga Allah Ta'ala menjaganya dan menjaga keturunannya.

Dan ternyata, kebun tersebut sebenarnya hanya salah satu saja dari beberapa kebun kurma yang diwakafkan oleh beliau. Ada tiga perkebunan kurma lainnya. Dan ini bukanlah berita baru. Bukan baru tahun ini terjadi. Kebun seluas 5.466 hektar yang mulai prosesnya di tahun 1993 tersebut, tentu saja tidak hanya bermanfaat untuk memberi berbuka (bukan hanya dalam bentuk kurma) dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bulan Ramadhan. Hasil yang berlimpah, kualitas buah yang luar biasa, menjadi sumber pendapatan yang dapat dipergunakan untuk berbagai amal shalih yang sangat luas.

Tapi mengapa kebun kurma mirip kebun sawit? Keduanya rumpun palm. Kalau kita melihat-lihat pohon kurma, lalu melihatnya dari ketinggian semisal saat akan mendarat di Bandara Kualanamu dari Jakarta, lalu membandingkan dengan kebun kurma yang banyak terdapat di jalur Cairo menuju Alexandria, memang sangat mirip. Akan tampak berbeda betul jika kita melihatnya dari jarak dekat. Tetapi ketika melihat dalam bentuk perkebunan dari jarak jauh, dari ketinggian, bisa sangat mirip. Tiap-tiap pohon kurma sendiri bisa berbeda ketika beda jenisnya.

Ruang lingkup amal shalih Syaikh Sulaiman Ar-Rajhi sebenarnya sangat luas. Selain kebun kurma di 4 lokasi, juga amal shalih dalam bidang pendidikan serta bidang lainnya.

Inilah tempat yang saya ingin mendatanginya, suatu saat, untuk mengambil pelajaran yang baik. Sulaiman Ar-Rajhi juga mendirikan perguruan tinggi yang didanainya sendiri. Ia juga beri santunan kepada keluarga gurunya semasa ibtidaiyah (SD) yang memberinya hadiah 1 riyal Saudi sehingga dengan itu ia dapat mengikuti kegiatan rihlah. Hadiah kecil di saat sangat miskin, sungguh sangat bermakna.

Sumber: Mohammad Fauzil Adhim
Share on Google Plus
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments :

Post a Comment